Apa itu Nginx ?, Berkenalan Dengan Salah Satu Aplikasi Server Terkemuka Dunia

NGINX adalah software yang dikembangkan secara Open Source untuk penyajian web, reverse proxying, caching, penyeimbangan beban, streaming media, dan banyak lagi. Aplikasi ini mengawali performanya sebagai server web yang dirancang untuk kinerja dan stabilitas maksimum. Selain didukung kemampuan penyediaan jalur HTTP, NGINX juga dapat berfungsi sebagai proxy untuk email (IMAP, POP3, dan SMTP), proxy terbalik, dan load balancer untuk HTTP, TCP, dan UDP.

Latar Belakang

Igor Sysoev awalnya menulis NGINX untuk memecahkan masalah C10K , sebuah istilah yang diciptakan pada tahun 1999 untuk menggambarkan kesulitan yang dialami web server dalam menangani sejumlah besar ( 10K ) koneksi konkuren ( C ). Melalui penerapan arsitektur asinkron (async) yang digerakkan berdasarkan permintaan dan keadaan web, NGINX merevolusi cara kerja server dalam konteks kinerja tinggi.

Setelah melalui tahapan peng-Open Source-an proyek di tahun 2004 dan menyaksikan penggunaannya tumbuh secara eksponensial, Sysoev mendirikan NGINX, Inc. untuk mendukung pengembangan NGINX yang berkelanjutan dan memasarkan NGINX Plus sebagai produk komersial dengan fitur tambahan yang dirancang untuk keperluan korporasi. Saat ini, NGINX dan NGINX Plus dapat menangani ratusan ribu koneksi bersamaan, dan telah berkontribusi mengudarakan lebih dari 50% situs dengan aktifitas yang padat.

NGINX sebagai Server Web

Sedari awal, tujuan NGINX adalah untuk menciptakan aplikasi yang mampu menyediakan server web tercepat, dan keliatannya masih merupakan tujuan utama mereka sampai hari ini. NGINX secara konsisten mengalahkan Apache (aplikasi server lainnya) dan aplikasi pengoperasi server lain dalam tolok ukur kinerja server. Namun, situs web telah berkembang dari sekedar halaman HTML sederhana menjadi konten yang dinamis dan beragam. Untuk itu, NGINX pun telah berkembang untuk mendukung semua komponen Web modern, diantaranya; WebSocket, HTTP/2, dan streaming berbagai format video (HDS, HLS, RTMP, dll).

Melampaui Web Server

Meskipun NGINX telah dikenal sebagai web server yang cukup cepat loading, arsitektur dasar yang dapat diskalakan telah terbukti ideal untuk banyak fungsi web, tidak hanya sekedar penyajian konten. Mampu menangani volume koneksi yang tinggi, NGINX secara umum juga digunakan sebagai reverse proxy dan load balancer untuk mengelola lalu lintas masuk dan pendistribusian server upstream yang cenderung lebih lambat.

NGINX juga sering digunakan sebagai penghubung klien dan non-root web server, sebagai terminator SSL/TLS atau akselerator web. Bertindak sebagai perantara, NGINX mampu secara efisien menangani tugas yang mungkin memperlambat web server, seperti; menegosiasikan SSL/TLS atau melakukan kompressi konten untuk meningkatkan kinerja. Secara umum juga, situs dinamis menggunakan NGINX sebagai cache konten dan reverse proxy untuk mengurangi beban loading server dengan memanfaatkan secara efektif sumber daya yang tersedia di hardware pengakses.

Mau punya Tema WordPress unik ?, atau punya desain kesukaan yang ingin dibuat menjadi Tema WordPress ?

Pesan Jasa Desain Tema Wordpress Sekarang

1 thought on “Apa itu Nginx ?, Berkenalan Dengan Salah Satu Aplikasi Server Terkemuka Dunia”

Berikan tanggapan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.